• Tentang Kawashima Ami (TORADORA!)

    1
    YO.. Malam minggu gini, enaknya kita bahas yang MOE-MOE yuk :3
    pertama yang akan saya bahas adalah.. "CHARAKTER  MOE" dan aku memilih yang pertama ku posting adalah, KAWASHIMA AMI dari anime TORADORA. Karena secara fakta, aku sangat memfavoritkannya.

    INFORMASI UMUM ::

    Nama: Ami Kawashima (川嶋 亜美)
    Tinggi: 165 cm
    Berat: 45 kg
    Ukuran : 90 - 58-88

    Panggilan:  Ami "Amin, Bakachi, Stupid Chihuahua" Kawashima
    Name: Ami Kawashima
    Name: 川嶋 亜美
    Romanji: Kawashima Ami
    Kelamin: Perempuan
    Birthday:                
    1st manga book:
    1st anime episode: Toradora #5
    1st anime movie:
    Aliases Baka-chi


    TENTANG ::

    Ami adalah teman masa kecil Yuusaku itu yang transfer ke tengah kelasnya melalui tahun kedua mereka sekolah tinggi . Dia sangat cantik dan bahkan bekerja sebagai model , meskipun setelah dia transfer sekolah , dia untuk sementara berhenti modeling . Namun, ia masih terus pergi ke gym mudah dan mempertahankan sosok ramping . Dia selalu baik dan murah hati terhadap orang lain , meskipun ini hanyalah tipuan . Sebenarnya , dia sombong dan tidak akan ragu untuk menggunakan orang lain untuk keuntungan sendiri . Dalam pertemuan pertamanya dengan Taiga , Ami menunjukkan warna sejatinya , tapi tabel yang berubah ketika Taiga melemparkan serangan balik ke arahnya . Sejak itu, Ami dan Taiga telah menjadi musuh , meskipun Ami masih kadang-kadang iri Taiga karena dia selalu bisa jujur ​​. Ini mengisyaratkan , sebagian besar melalui teman masa kecilnya Yuusaku , bahwa dia seperti ini karena dia belum benar-benar diketahui setiap kehidupan lain selain modeling-nya , yang merupakan bagian dari alasan dia pindah ke kampung halaman mereka untuk bersekolah di sana .

    Itulah sebabnya mengapa , melalui afiliasi -nya dengan Taiga dan Ryuuji , Ami akhirnya berkembang lebih dari sebuah " jalan tengah " kepribadian , ditandai dengan dia kehilangan amarahnya dan mengambil frustrasi di atas penggemar penguntit . Meskipun hal ini tidak berarti bahwa ia secara otomatis menjadi teman dengan Taiga , mereka berdua juga bertemu setengah jalan sampai batas tertentu , sehingga berjalan ke argumen jauh lebih sering . Dia masih bisa agak manipulatif dan nakal , tapi dia " gravure tolol " kepribadian hampir seluruhnya ditinggalkan untuk yang lebih blak-blakan, dan dia bahkan membantu teman-teman barunya , termasuk Taiga , pada kesempatan . Pada titik tertentu , dia bahkan menunjukkan beberapa kepentingan dalam Ryuuji .



      
    Oke, sekian dulu postingan malam ini.
  • BELAJAR JEPANG : Gaya Bahasa Masyarakat Jepang

    0
    Konnichiwa~
    Panas sekali siang ini..
    Oke, pada bagian kali ini saya akan membahas tentang "Perbedaan Pengucapan" dalam bahasa jepang ^_^ Materi ini sangat sederhana, tetapi sangat penting untuk diketahui, jadi.. Mari belajar bersama.

    Jika kata dalam bahasa Indonesia digunakan secara bebas, sementara orang Jepang mengucapkan perbedaan kata sesuai gender, umur, atau status sosial.

    Gaya bahasa Jepang ::
    Saya umpamakan ada 8 orang subjek pembicara dengan status dan gender berbeda, mereka adalah Anak laki, Anak perempuan, Lelaki slengean( orang Jepang umum ), Samurai / Yakuza, Kakek-kakek, Bawahan, Wanita dewasa, dan Orang Osaka, dan mereka mengucapkan ;

    Saya ( kamus = watashi) 私

    Anak laki = Boku
    Anak Perempuan = Atashi
    Laki Slengean ( kita ganti istilahnya menjadi laki dewasa ) = Ore
    Samurai = Sessha
    Kakek kakek = Washi
    Bawahan = Watakushi
    Wanita dewasa = Watakushi
    Orang Osaka = Wate / Washi

    Siapa Nama anda?( Onamae wa nanto osshaimasu ka )お名前は何とおっしゃいますか

    Anak laki = Kimi, namae nan to iu no?
    Anak Perempuan = Anata dare na no?
    laki dewasa = Temee, nani mono da?
    Samurai = Na o nano rei / na o nanorare yo
    Kakek kakek = Anta namae wa nan to iu’nja?
    Bawahan = O-namae o ukagatte moyoroshii deshou ka?
    Wanita dewasa = Anata, o-namae wa?
    Orang Osaka = Ware, nani mon ya?

    Hay!! ( Ohayou Gozaimasu / Konnichiwa ) おはよう / こんにちは

    Anak laki = Ohayou
    Anak Perempuan = Ohayo
    laki dewasa = Yoo
    Samurai = Go-kigen ikaga de gozaru ka
    Kakek kakek = Oo you kita nou
    Bawahan = Omezama wa ikaga desu ka
    Wanita dewasa = Gokigen You
    Orang Osaka = Maido

    Ungkapan perpisahan ( Sayounara ) さようなら

    Anak laki = Bai bai
    Anak Perempuan = jaa ne
    laki dewasa = jaa na
    Samurai = Shitsurei tsukamatsuru
    Kakek kakek = Kaeru ka nou.
    Bawahan = Shitsurei Itashimasu
    Wanita dewasa = Gokigen You
    Orang Osaka = Honana

    Terimakasih ( Arigatou gozaimasu ) ありがとうございました

    Anak laki = Arigatou
    Anak Perempuan = Arigato ne
    laki dewasa = Sankyu
    ( plesetan dari thank you, jika dalam chat atau sms, biasanya ditulis 39, 3= san 9= kyu )
    Samurai = Katajikenai
    Kakek kakek = Arigatai nou
    Bawahan = Arigatou Gozaimasu
    Wanita dewasa = ara / arigatou
    Orang Osaka = Ooki ni

    Maaf ( Sumimasen ) すみません

    Anak laki = Gomen
    Anak Perempuan = Gomen
    laki dewasa = Warukatta na
    Samurai = Suman nu
    Kakek kakek = Suman nou
    Bawahan = Moushiwake gozaimasen
    Wanita dewasa = Gomenasai ( ingat lagunya t.A.T.u ? )
    Orang Osaka = Summasen

    Iya, betul sekali!! ( Hai, sou desu ) はい、ソウデス

    Anak laki = un, sou da yo ( paling sering diucapkan dalam film anime jepang )
    Anak Perempuan = un, sou yo
    laki dewasa = Aa, sou da ze
    Samurai = Umu, sayou de gozaru
    Kakek kakek = Oo, sou ja
    Bawahan = Hai, sayou de gozaimasu
    Wanita dewasa = Ee, sou desu wa
    Orang Osaka = Ou, seya de

    Salah, bukan begitu ( Iie, chigaimasu ) いいえ、ちがいます

    Anak laki = Uun, chigau yo
    Anak Perempuan = Uun, chigau wa yo
    laki dewasa = Iya, sorya de makase da ze
    Samurai = Ina sore wa machigoute oru
    Kakek kakek = Uumu sore wa chigau nou
    Bawahan = Iie, sono youna koto wa gozaimasen
    Wanita dewasa = Iie, sono youna koto wa nakutte yo
    Orang Osaka = Iya, Chau de

    Boleh / Ok ( ii desu ) いいです

    Anak laki = ii yo
    Anak Perempuan = ii wa yo
    laki dewasa = ii ze
    Samurai = Yoki koto
    Kakek kakek = Yoi zo
    Bawahan = Yoroshuu Gozaimasu
    Wanita dewasa = Yoroshikutte yo
    Orang Osaka = Ee de

    Jangan ( Dame desu ) だめです

    Anak laki = Dame da yo
    Anak Perempuan = Dame yo
    laki dewasa = Yabaitte
    Samurai = Shouchi itashi kaneru
    Kakek kakek = Dame ja
    Bawahan = Oyoshi Kudasai
    Wanita dewasa = Dame desu wa
    Orang Osaka = Akante

    #NB:: "Bahasa Osaka jika di ibaratkan dalam bahasa Indonesia, seperti bahasa daerah, misalnya bahasa jawa, atau bahasa sunda. Bedanya, Di Jepang, penduduk Osaka memang terkenal keras. Itu ditunjukkan juga dengan bahasa daerahnya yang selalu mereka pakai di manapun, tak peduli siapa yang mereka ajak bicara."
    "Bahasa Osaka banyak dipakai penduduk asli yang lahir di Osaka. Memang agak simple dari bahasa resminya, namun kalau warga baru atau orang asing yang hanya mempelajari bahasa resminya menjadi sedikit aneh di telinga."


    Sumber : Dokumen Nukabe Nanang-san


    Hai' Sepertinya cukup dulu untuk pelajaran BAB kedua ini, mengenai perbedaan pengucapan dalam bahasa jepang, Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, perlu diingat saya disini juga sedang dalam proses belajar :) Jadi tidak ada yang lebih ahli, Saya juga tidak berniat menggurui, hanya berbagi..

    Sampai ketemu lagi ^_^
  • BUDAYA JEPANG : MEMBUNGKUK (OJIGI-お辞儀)

    0

    Budaya membungkuk di Jepang ini disebut dengan お辞儀 (ojigi).
    Alasan membungkuk dan menundukkan kepala di Jepang dapat digunakan sebagai salam, perkenalan, menunjukkan rasa hormat atau permintaan maaf. Terdapat beberapa jenis membungkuk di Jepang yang akan berguna.

    1. Salam
    Adalah hal yang umum untuk memberi sekitar 10° anggukan kepala dan bahu untuk memberi salam pada seorang teman. Ini juga berlaku saat kita mengucapkan selamat tinggal.

    2. Perkenalan
    Baik perkenalan formal maupun santai diharapkan untuk membungkuk sekitar 30 ° menggunakan tubuh bagian atas.
    Setelah bertukar kartu nama, membungkuklah sekitar 1 detik atau lebih. Jangan melakukan kontak mata karena akan dianggap tidak sopan, serta perhatikan jarak Anda sehingga tidak terjadi benturan kepala (hal itu sering terjadi).
    Jika orang yang Anda temui sangat penting, membungkuklah sedalam 45°. Jangan membungkuk dan berjabat tangan pada saat yang bersamaan.

    3. Membungkuk Atas Rasa Hormat

    Membungkuk adalah ekspresi kerendahan hati. Hal itu selalu berarti menunjukkan rasa hormat kita kepada pihak lain.

    4. Membungkuk Untuk Sportivitas
    Membungkuk atas rasa hormat lainnya adalah membungkuk antar lawan sebelum pertandingan olahraga.

    5. Membungkuk Untuk Urusan Agama
    Adalah hal yang umum untuk membungkuk kepada para dewa di kuil Shinto.
    Tidak jauh berbeda dengan tata cara umat Islam dalam menjalankan shollat, ada rukuk dan sujudnya.

    6. Membungkuk Dalam Seni Bela Diri
    Seni bela diri Jepang memiliki kaidah mereka sendiri dalam hal membungkuk. Membungkuk dimaksudkan untuk memberi hormat kepada sensei (guru).
    Merupakan hal yang sangat penting juga untuk menunjukkan rasa hormat kepada lawan kita.

    7. Membungkuk Pada Pelanggan
    Di Jepang, pelanggan/customer dianggap dewa (semacam itu).
    Misalnya saat pelanggan datang.

    8. Membungkuk Sebagai Rasa Terima Kasih

    Jika seseorang mempersilakan kita menyalip jalan mereka, suatu hal yang umum untuk membungkuk kecil menggunakan kepala sebagai tanda terima kasih. Bahkan umum untuk pengendara mobil saling membungkuk untuk sedikit kesopanan.

    Pada pernikahan Jepang suatu hal yang umum untuk pengantin wanita untuk memberikan kata-kata sambutan yang menyentuh kepada orang tuanya – untuk mengucapkan terima kasih atas seluruh dukungan mereka selama ini.

    9. Membungkuk Pada Pertunjukan
    Seperti halnya di negara lain, hal yang umum dilakukan oleh para performer untuk membungkuk sebagai respon dari tepuk tangan yang diberikan untuknya, dan biasanya mereka membungkuk kecil.

    10. Permintaan Maaf Ringan
    Untuk permintaan maaf ringan kita membungkuk dengan kepala 10 °. Hal ini dapat digunakan jika kita bersenggolan dengan orang asing atau saat kita menyebabkan ketidaknyamanan kecil kepada seseorang. Sebagai contoh, jika seseorang menahan pintu lift untuk kita. Katakanlah sumimasen (permisi atau maaf).

    11. Permintaan Maaf Biasa
    Jika atasan kita marah karena kita sudah melakukan kesalahan, lakukanlah membungkuk 45 ° dengan tubuh bagian atas. Tahan selama 5 detik. Katakanlah sumimasen deshita (aku minta maaf atas apa yang telah kulakukan).

    12. Permintaan Maaf Serius
    Misalnya kita melakukan kesalahan yang serius, kita sebaiknya meminta maaf dengan membungkuk 45 ° dengan tubuh bagian atas dalam waktu yang agak lama, biasanya selama 15 hingga 20 detik. Katakanlah moushiwake gozaimasen deshita (aku sangat menyesal atas apa yang telah kulakukan).

    13. Permintaan Maaf Dengan Panik

    Misalnya kita menabrak seseorang di jalan dan menyebabkan kerugian dan kekesalannya, kita membungkuk sedalam ° 45 secara berulang kali untuk menunjukkan betapa menyesalnya kita.
    Ulangi kata-kata moushiwake gozaimasen (aku sangat menyesal) setiap kali kita membungkuk.
    Ini juga adalah cara orang-orang meminta maaf kepada yakuza dalam film-film di anime juga.

    14. Permintaan Maaf Sangat Serius
    Misalnya kita telah melakukan kejahatan serius dan kita meminta maaf kepada para korban.
    Kita akan membungkuk dengan posisi berlutut. Katakanlah makoto ni moushiwake gozaimasen deshita (aku meminta maaf dengan tulus atas apa yang aku lakukan).

    Ada dua jenis ojigi :

    1. Ritsurei (立礼)  yaitu ojigi yang dilakukan sambil berdiri. Saat melakukan ojigi, untuk pria biasanya sambil menekan pantat untuk menjaga keseimbangan, sedangkan wanita biasanya menaruh kedua tangan di depan badan.

    2. Zarei (座礼). adalah ojigi yang dilakukan sambil duduk.

    Berdasarkan intensitasnya, ojigi dibagi menjadi 3, semakin lama dan semakin dalam badan dibungkukkan menunjukkan intensitas perasaan yang ingin disampaikan:

    1. Saikeirei (最敬礼), adalah level yang paling tinggi, badan dibungkukkan sekitar 45 derajat atau lebih

    2. Keirei (敬礼), yaitu badan dibungkukkan sekitar 30-45 derajat

    3. Eshaku (会釈), adalah membungkukkan badan sekitar 15-30 derajat

    Saikeirei sangat jarang dilakukan dalam keseharian, karena dipakai saat mengungkapkan rasa maaf yang sangat mendalam atau untuk melakukan sembahyang. Untuk lebih menyangatkan, ojigi dilakukan berulang kali. Misalnya saat ingin menyampaikan perasaan maaf yang sangat mendalam.

    Kesalahan yang sering terjadi jika seorang Indonesia datang ke Jepang atau baru mengenal budaya Jepang adalah saat melakukan ojigi, wajah tidak ikut ditundukkan melainkan memandang lawan bicara. Hal ini mungkin terjadi karena terpengaruh gaya jabat tangan yang lazim dilakukan sambil saling berpandangan mata. Kesalahan lain yang juga sering terjadi adalah mencampurkan ojigi dan jabat

    Tata cara ojigi ::

    Berdiri dengan sikap sempurna seperti dalam baris berbaris di hadapan orang/sekelompok orang atau benda, kemudian tundukkan/condongkan tubuh mulai dari pinggang ke atas sehingga dapat ditarik garis lurus mulai dari kepala hingga pinggang secara horisontal
    Lakukanlah berulang-ulang untuk dapat menghayati orang Jepang melakukannya.


    SUMBER:: GOOGLE + Buku 1001 Tentang Jepang
    Oke.. Saya rasa sekian dulu pembahasan tentang budaya jepang bagian pertama, OJIGI. Semoga Bermanfaat ^_^
    Sampai jumpa kembali di postingan berikutnya.


  • Copyright © 2013 - Hyperdimension Neptunia

    D'Lvcyver Class Studio - Powered by NJSG WHILLY - Designed by Johanes Djogan and AZZALLE-SAMA